Free Fish Swim Purple - Pointer Cursors at www.totallyfreecursors.com

Sabtu, 04 Agustus 2012

~CHOCOLATE LOVE~ *PART 1*


~CHOCOLATE LOVE~
*PART 1*

Main Cast       : Kim Bum, Kim So Eun, Lee Junho
Other Cast      : Lee Dong Hae, Im Yoon ah, IU, Jang Woo Young, Suzy
Author            : Kim Yeong Eun(Alfisah)

Annyeonghaseyo Readers ^_^  
buat  posting pertamaku aku mau share ff Bumsso semoga kalian suka. maaf kalau ceritanya aga GJ maklum masih amatiran :D buat yang baca tolong kasih komen kalian yaa..oke deh langsung aja happy reading ^_^

" apa menikah? " dengan ekspresi kaget mata melotot. Yeoja yang terlihat masih muda umurnya 23 tahun, dia adalah seorang artis. Bintang iklan dan sinetron. dia masih ingin bebas masih ingin main-main dengan teman-temannya dan ingin tetap berkarir di dunia hiburan. Dia dipaksa harus menikah dengan namja pilihan orang tuanya. Yeoja itu bernama Kim So Eun.

So eun : " Ayah, aku tidak mau menikah, aku masih belum siap untuk berumah tangga. Lagi pula aku masih ada kontrak iklan dan ayah tau kan kalau aku tidak boleh menikah kalau kontrakku belum selesai  " rengeknya pada ayahnya.
Ayah sso : " tidak apa-apa, kau bisa menikah diam-diam, jadi kau tetap bisa syuting setelah menikah. Kau tenang saja, ayah tidak enak menolak lamaran dari rekan bisnis ayah. Katanya mereka ingin cepat-cepat punya cucu. Kau pasti tidak akan menyesal, calon suamimu itu tampan dan mapan kau pasti menyukainya "
So eun : " ayah, tapi aku tidak suka dijodoh-jodohkan seperti ini. Aku ingin mencari pendamping hidupku sendiri. Orang yang benar-benar aku cintai. Jadi tolong jangan paksa aku untuk menikah dengan orang yang tidak aku kenal "
Ayah Sso : " cukup, beraninya kau membantah ayahmu sendiri. Kau harus menikah dengan namja itu. Dia namja dari keluarga baik-baik, keluarga terhormat tidak ada alasan lagi untuk kau menolak perjodohan ini. Lebih baik kau berhenti jadi artis pekerjaan itu tidak menjanjikan kalau ada pendatang-pendatang baru kau pasti akan tersingkir, pasti nanti akan sepi tawaran syuting untukmu. Ingat Sso tidak selamanya kau di atas ada kalanya kau akan berada dibawah. Kau tidak perlu bekerja lagi ayah masih bisa memenuhi kebutuhanmu Sso. 3 minggu lagi kau akan bertunangan dengannya "
So eun : " apa??? Ayah aku... "
Ayah Sso : " sudah cukup, ayah tidak mau dengar lagi alasanmu. Siapkan dirimu, sebentar lagi kau akan berumah tangga. Besok malam kita akan makan malam di luar. kau akan bertemu dengan calon suamimu. " ayah pun pergi meninggalkan Sso di ruang makan.
So eun : " iissshhh, bagaimana ini aku tidak mau menikah dengan namja yang tidak ku kenal "
Sso pun berhenti menyantap makan malamnya, dia jadi tidak selera makan lagi. Sso pun pergi ke kamarnya. Dia pun merebahkan tubuhnya ke tempat tidurnya yang empuk. Lalu meraih foto ibunya yang berada di atas meja dekat tempat tidurnya. Sso pun menatap foto ibunya dengan sendu.

Sso : " ibu, andai ibu masih ada di dunia ini. Ibu pasti akan membelaku kan? Aku tidak mau menikah bu, aku tidak mauuu..." airmatanya pun mulai mengalir deras dari kedua matanya. Bagaimana ini apa yang harus ku lakukan bu? Memeluk erat foto ibunya. Beberapa menit kemudian Sso pun tertidur sambil memeluk foto ibunya dengan mata yang basah habis menangis. 


Sso dan ayahnya pergi ke sebuah restoran untuk bertemu dengan calon suaminya. Sso dan ayahnya menunggu kedatangan mereka, dan tidak lama akhirnya mereka pun datang. Saat melihat namja yang ada dihadapannya Sso sangat kaget, namja itu tidak asing lagi baginya. Namja itu adalah bekas seniornya di kampus, senior yang tidak dia sukai karena waktu ospek Sso sering dikerjai namja itu.
So eun : " kauuu..." sambil mengarahkan jari telunjuknya ke arah namja itu. Namja itu pun sama kagetnya dengan Sso. " Lee Junho? Jadi kau..." namja yang bernama Lee Junho itu pun tertawa kecil.
Ayah Sso : " jadi kalian sudah saling kenal? "
Junho : " iya paman, dia dulu juniorku waktu aku masih kuliah. Tidak ku sangka ternyata kau Sso calon istriku "
Sso : " iiissshhh menyebalkan mengapa harus dia. Namja menyebalkan ini akan jadi suamiku. Tidak ini tidak boleh terjadi andweeee....aaaaaa... " batin Sso. 
Ayah junho : " waaah bagus kalau begitu karena kalian sudah kenal tidak usah menunggu lama-lama lagi kita harus cepat menikahkan mereka berdua. Bagaimana kalau minggu depan kalian bertunangan lalu seminggu kemudian kalian menikah. Kalian setujukan?  "
Sso : " mwo??? "
Junho : " ne aku siap ayah, bagaimana sso kau siap kan? "
Sso : " aku...aku... " lalu ayahnya memotong sso yang ingin bicara.
Ayah sso : " tentu kami siap, lebih cepat lebih baik, iyakan sso? "mencubit lengan Sso.
Sso : " iii...iyaaa " jawab sso terpaksa.  Junho hanya tersenyum melihat ekspresi Sso. Junho sangat senang dijodohkan dengan Sso karena dia memang menyukai Sso.
Junho : " tidak ku sangka ternyata dia yang akan menjadi istriku.aku senang sekali, pilihan appa memang tepat. Aku tidak akan menolak perjodohan ini karena aku menyukainya "
******"******
Hari pernikahan mereka pun tiba, Sso sedang dirias di sebuah ruangan. Dia terlihat sangat cantik dengan gaun putih yang dia kenakan. Setelah selesai di rias sso pun meminta untuk di tinggalkan sendiri di ruangan itu. Setelah semua keluar dari ruangan itu, Sso pun melarikan diri dia keluar dari ruangan itu. Untung tidak ada orang yang berjaga di depan ruang riasnya, sso pun bisa keluar dengan bebas. Tapi tiba-tiba ada orang yang menyapanya. " loh calon pengantin mau kemana? Sso pun berbohong dia bilang ingin ke toilet.
Sso : " aku ingin ke toilet sebentar " setelah orang itu pergi sso pun buru-buru keluar dari toilet. " mianhae ayah, aku tidak bisa menikah dengan namja pilihan ayah. Aku akan pergi sekarang, aku akan mencari namja yang benar-benar aku cintai. Setelah aku menemukan namja pilihanku, aku akan kembali lagi ayah. Aku menyayangimu Ayah " from Kim So Eun. Sso meninggalkan surat di meja untuk ayahnya.
Sso pun mengendap-endap keluar dari gedung tempat pesta pernikahannya dengan mengenakan gaun pengantin. Akhirnya dia pun berhasil keluar, melihat ada mobil dengan bak terbuka Sso pun naik di belakangnya lalu masuk ke dalam penutup mobil itu yang membawa beberapa kardus supaya tidak ada orang yang melihatnya. Lalu mobil itu pun pergi tanpa tau ada Sso di belakang. Sementara itu para tamu sudah berdatangan saat Junho ingin melihat sso di ruang rias, junho tidak menemukan Sso disana.
Junho : " hei kalian lihat dimana Sso kenapa dia tidak ada di ruangan?" tanya junho pada orang yang tadi merias Sso, tapi dia tidak tau kemana perginya Sso. Mereka pun bergegas mencari Sso keseluruh tempat di gedung itu. Tapi hasilnya nihil, mereka pun mencari keluar gedung.
Junho : " nona, apa kau melihat yeoja yang memakai baju pengantin lewat sini?" bertanya pada orang dijalan. " oww yeoja tadi, aku lihat dia pergi ke sana tadi dia naik ke mobil bak terbuka berwarna biru " kata nona itu.
Junho : " apa? Gomawo nona " junho pun memerintahkan anak buahnya untuk mencari mobil itu. Junho kembali lagi ke gedung untuk memberi tahu ayahnya Sso kalau Sso kabur.
Junho : " paman, Sso kabur dan ini ada surat untuk paman " menyerahkan surat pada ayah Sso.
Ayah Sso : " apa? Kurangajar anak itu berani-beraninya dia kabur saat seperti ini " ayah Sso pun membaca surat dari Sso. Dia pun marah lalu meremas-remas surat Sso. " kau sudah memerintahkan orang untuk mencarinya?"
Junho : " iya paman mereka sedang mencarinya "
Ayah : " aku minta maaf, putriku sudah mengacaukan pesta pernikahan ini. Sekarang bagaimana? Para tamu sudah berdatangan, apa yang harus kita lakukan?"
Junho : " mmm begini saja paman, katakan saja kalau Sso tiba-tiba sakit jadi pernikahan ini dibatalkan " tiba-tiba orang tua Junho datang.
Ayah junho : " ada apa ini? Kenapa acaranya belum dimulai?"
Ayah Sso : " maafkan aku, sepertinya pernikahan ini harus di undur "
Ayah junho : " apa? Maksud tuan Kim apa?"
Junho : " ayah, ada masalah, Sso kabur "
Ayah Junho : " apa? Dia kabur? Tuan Kim apa sebenarnya yang terjadi, apa sebenarnya Sso tidak setuju dengan pernikahan ini?
Ayah Sso : " bukan, bukan begitu mungkin dia belum siap saja "
Ayah Junho : " aaah sudahlah lebih baik lupakan pernikahan anak kita ini. Memalukan dia pikir pernikahan ini main-main apa. Seenaknya saja kabur saat pesta ingin dimulai.sekarang bagaimana, apa yang harus kita katakan pada para tamu? " 
Ayah Sso : " maaf tuan Lee, tolong jangan marah dulu "
Junho : " iya ayah tenang dulu, kita katakan saja kalau pernikahan di undur karena Sso sedang sakit "
ibu Junho : " apa? Mereka pasti tidak percaya begitu saja mereka pasti berpikir macam-macam. Ini benar-benar memalukan. Sudah lupakan perjodohan ini, aku tidak mau menikahkan putraku dengan putrimu yang sudah mempermainkan kami. Ayo junho kita pergi " menarik junho pergi.
Junho : " ibu tunggu, jangan bilang begitu "
Ibu : " sudah kau ikut kami pulang sekarang, biar tuan Kim yang menjelaskan masalah ini pada para tamu "
Ayah Sso : " tuan Lee aku benar-benar minta maaf, tidak bisakah kita bicarakan lagi masalah ini?"
Ayah Junho : " cukup Tuan Kim, kami sudah tidak mau lagi besanan denganmu. Ayo Junho kita pergi " junho dan orang tuanya pun pergi.
Dong hae dan IU melihat kejadian itu lalu menghampiri ayah Sso. Dong hae adalah manajernya Sso dan IU adalah adiknya Dong hae dan juga sahabatnya Sso.
Dong hae : " paman, apa yang terjadi? Kenapa tuan Lee marah-marah?"
IU : " iya kenapa mereka pergi? Dimana Sso?"
Ayah Sso : " pernikahan ini dibatalkan karena Sso kabur "
Dong hae : " apa Sso kabur? Kemana anak itu "
IU : " apa, coba aku telepon HPnya " IU pun mencoba menghubungi HP Sso tapi tidak di angkat ternyata HP Sso ada di ruang rias.
Akhirnya ayah Sso pun meminta maaf kepada seluruh tamu undangan, dan mengatakan kalau pernikahan Sso dibatalkan. Sementara itu Junho terus mencari Sso dengan memerintahkan anak buahnya untuk mencari Sso ke berbagai tempat.
Junho : " kemana sebenarnya kau Sso, aku pasti akan menemukanmu. Aku harus memilikimu aku tidak mau pernikahan kita gagal "
***********_"_***********
Sso : " huuuh syukurlah aku bisa kabur, mianhaeyo appa aku pasti kembali " setelah setengah jam berada di dalam penutup mobil itu sso merasa gerah dia pun membuka penutup itu. " sepertinya sudah aman lebih baik aku buka saja. Aaaah panas sekali didalam sini " saat melihat di sekitarnya, Sso bingung dia tidak tau mobil itu pergi kemana. Mobil itu terus berjalan dan sampai ke sebuah pedesaan.
Sso : " aigooo dimana ini, rasa-rasanya aku belum pernah ke tempat ini. Aaah sudahlah yang penting aku tidak jadi menikah dengan namja menyebalkan itu " akhirnya mobil itu pun berhenti di sebuah pabrik. Sso pun turun dari mobil itu lalu pergi tanpa memakai alas kaki, karena sepatunya tertinggal di gedung pernikahan.
Sso : " aku harus kemana yaa, aaiisshhh bodoh kenapa aku tidak membawa dopet dan handphone tadi " memukul kepalanya sendiri. Lalu sso pun memutuskan untuk beristirahat di bawah pohon dan disana ada bangku sso pun duduk di bangku itu. " aku harus minta tolong dengan orang disekitar sini, tapi kenapa dari tadi tidak ada orang yang lalu lalang yaa. "
Sso pun menunggu orang lewat sana, tapi bukanya orang yang ada malah anjing yang tiba-tiba datang sambil menggonggong. Sontak sso pun kaget dan langsung naik ke atas pohon karena dia takut sekali dengan anjing. Padahal dia tidak biasa naik pohon tapi karena saking takutnya dengan anjing Sso pun bisa naik ke atas pohon. 
Sso : " aigooo bagaimana ini hussh husshh pergiiii! Mencoba mengusir anjing yang berada dibawah pohon. Anjing itu menggonggong terus ke arah Sso yang berada di atas pohon.
" heh pergi sana untuk apa kau menggonggo seperti itu, aku tidak punya makanan untukmu " akhirnya anjing itu diam tapi tetap berada dibawah pohon itu. Saat ada warga yang lewat sso pun memanggilnya untuk minta tolong, tapi sayangnya orang itu tidak melihat kalau sso berada di atas pohon orang itu pun pergi. Beberapa orang lalu lalang tapi tidak mendengar kalau sso memanggil dari atas pohon.
Sso : " naah itu ada orang, paman tolong aku! " paman yang sedang bersepeda itu melihat ke sekelilingnya tapi tidak melihat ada orang maka dia pun pergi. Dan ada seorang yeoja yang lewat tempat itu juga, dia malah lari terbirit-birit karena dia pikir hantu yang memanggilnya karena dia tidak melihat dimana sso hanya mendengar suara panggilan sso saja.
Sso : " aaiiisshhh dia malah lari. Hei nona aku disini di atas sini hei tolong aku." teriak sso tapi yeoja itu terus lari. " hei kenapa kau masih saja disini cepat pergi hussh husshh... " anjing itu masih berada dibawah pohon. Dia malah tidur dibawah pohon, sso ingin diam-diam turun tapi saat ingin turun anjing itu membuka matanya. Sso pun mengurungkan niatnya untuk turun.
Sso : " bagaimana ini sebentar lagi akan gelap, apa aku harus tidur di atas pohon ini sampai besok...aaaaarrrrrgghhh seseorang tolong akuuuu!" teriak Sso.
Hari sudah mulai gelap, anjing itu akhirnya pergi meninggalkan Sso. Tapi sso bingung bagaimana dia turun dari pohon yang cukup tinggi itu.
Sso : " bagaimana caranya turun dari sini, ternyata cukup tinggi juga aku tadi naik. Aku tidak sadar kalau aku bisa naik sampai setinggi ini. Sekarang bagaimana turunnya aaiiisshhh " garuk-garuk kepalanya. " plakkk! aduh banyak sekali nyamuknya. Aku harus turun, tapiii...aku takut jatuh bagaimana ini... " 
Tiba-tiba ada seorang namja yang lewat dengan menaiki sepeda. Sso pun memanggil-manggil namja itu untuk minta tolong.
Sso : " hei kau, tolong aku!" teriak Sso.
Namja itu pun menghentikan sepedanya, dan melihat-lihat disekelilingnya karena dia mendengar ada suara yang berteriak. " sepertinya ada suara orang yang minta tolong tapi dimana " menengok kebelakang. Siapa? "
Sso : " tolong aku, aku ada di atas sini "
Namja itu pun terus mencari sumber suara itu, tapi masih belum melihat dimana sso berada. " dimana kenapa disini tidak ada orang, jangan-jangan...hantu." kata namja itu.
Sso : " heh sebelah sini aku di atas pohon " teriak sso. Namja itu pun akhirnya melihat dimana Sso berada. Dia pun heran melihat sso yang memakai gaun putih " kau...manusia atau makluk halus? Tanya namja itu.
Sso : " apa, kau kira aku hantu apa...aku ini manusia sama sepertimu " jawab sso agak sedikit sewot.
" kenapa kau di atas pohon dengan pakaian seperti itu pakai baju warna putih lagi malam-malam begini seperti hantu saja " kata namja itu.
Sso : " iiissshhh sudah cepat tolong aku, aku tidak berani turun "
" apa, kau bisa naik tapi tidak bisa turun hahaha kau ini aneh sekali " kata namja itu.
Sso : " iiisshh cepat tolong aku, tolong kau carikan tangga atau apa lah supaya aku bisa turun "
" sudah kau turun saja pelan-pelan, kalau kau jatuh aku akan menangkapmu...ayo cepat turun " kata namja itu meyakinkan Sso.
Sso : " enak saja, bagaimana kalau kau tidak berhasil menangkapku? Tulangku bisa patah "
" sudahlah kau dengarkan apa kataku sekarang kau pelan-pelan kedahan sebelah sana " mengarahkan sso untuk turun. Setelah agak rendah namja itu pun menyuruh Sso untuk melompat. " nah sekarang kau bisa melompat, ini sudah tidak tinggi lagi ayo lompat!"
Sso : " apa, aku takut...apa tidak apa-apa kalau aku melompat?"
" percayalah kau tidak akan apa-apa ayo turun " kata namja itu. Tapi saat Sso ingin melompat kakinya terpeleset Sso pun teriak dan namja itu pun kaget lalu langsung siap-siap menangkap Sso.
Sso : " aaaaaaaa..." teriak sso kakinya terpeleset dia pun jatuh dari atas pohon dan jatuh menimpa namja yang berada dibawahnya. Dan tanpa sengaja bibir mereka bertemu Sso mencium namja itu. Sso pun langsung buru-buru berdiri dan pipinya mulai memerah karena malu. Dia memegangi dadanya yang berdebar-debar.
Sso : " aigooo kenapa jadi begini ciuman pertamaku aaaaaaaa kenapa harus dengan orang yang tidak ku kenal " menggosok-gosok bibirnya dengan tangan.
Namja itu masih belum bangkit dia memegang bibirnya. Dia masih terkejut tiba-tiba mendapat ciuman dari yeoja yang tidak dia kenal. " mimpi apa aku semalam tiba-tiba dicium yeoja "
Sso : " mianhae, aku...aku benar-benar tidak sengaja itu kecelakaan " namja itu pun bangkit " gwencanayo aku tau itu hanya kecelakaan kau...kau tidak perlu minta maaf. Yaa sudah aku pergi " kata namja itu.
Sso : " tungguu! Kau ingin pergi begitu saja. Apa kau tidak punya hati membiarkan yeoja sendirian malam-malam begini. Tolonglah aku. Apa kau tidak tau siapa aku? "
" memang kita pernah bertemu sebelumnya? Aku tidak ingat. lalu apa maumu? " tanya namja itu.
Sso : " iissshh jadi dia tidak mengenalku apa dia tidak punya TV " batin Sso. " perkenalkan namaku Kim So Eun, dan kau? Menyodorkan tangannya.
" namaku Kim Sang Bum " kata namja itu.
Sso : " mmm Boleh tidak aku ikut denganmu? "
Bum : " apa? Maksudmu kau mau tinggal di rumahku?"
Sso : " ne tolonglah... aku kabur dari pesta pernikahanku dan aku tidak membawa uang sama sekali aku tidak punya apa-apa. Kelihatannya kau orang baik kau mau kan menolongku "
Bum : " apa, tidak aku tidak mau ikut campur masalahmu. Bagaimana kalau keluargamu mengira kalau aku yang telah membawa kabur dirimu kesini. Aku tidak mau dapat masalah "
Sso : " iissshhh kau ini tega sekali. Ku mohon tolong izinkan aku tinggal untuk sementara waktu di rumahmu. Begini saja karena aku tidak punya uang aku akan bekerja di rumahmu bagaimana? Aku bisa memasak dan mengerjakan pekerjaan rumah lainnya. Aku mohon " bum terlihat sedang berpikir.
Bum : " mmm baiklah kau boleh tinggal di rumahku, tapi kau harus membantuku di kebun bagaimana kau mau?"
Sso : " benarkah baiklah aku mau. Gomawo Bum "
Bum : " yaa sudah kita pulang " tapi baru beberapa langkah bum berhenti.
Sso : " ada apa? Kenapa berhenti?"
Bum : " tapi, apa yang harus ku katakan pada ibuku? Bagaimana kalau diatidak setuju aku membawamu ke rumah?"
Sso : " sudah kau tenang saja biar aku yang akan menjelaskannya padanya "
Bum : " kau yakin?"
Sso : " ne kau tenang saja, ayo sekarang kita ke rumahmu.
Bum : " tunggu kau harus ganti baju dulu, tidak mungkin kau masuk ke rumahku dengan gaun pengantin begini. Aku akan meminta adikku untuk membawa pakaian untukmu. Sebentar aku telepon dia dulu " bum pun mengeluarkan HPnya dari saku celananya lalu menghubungi adiknya.
Bum : " nah sekarang ayo kita pergi, kita akan bertemu dengan adikku di post ronda " eeh(?) emang ada post ronda dikorea, adain aja deh :D
Sso : " ne, Tunggu aku duduk dimana sepedamu tidak ada tempat duduknya di belakang "
Bum : "  ayo naik kau duduk didepan saja "
Sso : " apa? Didepan? Kau yakin? "
Bum : " iya cepat naik! " sso pun naik dan duduk di sepeda bum. " pegangan yang kuat yaa! " akhirnya mereka pun naik sepeda berdua menuju rumah bum. Tapi sebelum pulang Sso ganti baju dipost ronda. Mereka akhirnya sampai di post ronda dan disana sudah ada adik perempuannya bum yang menunggu mereka namanya Yoona.
Yoona : " oppa siapa yeoja cantik ini, haaa jangan bilang kalau oppa membawa kabur yeoja ini dari pernikahannya "
Bum : " apa tidak, kau jangan salah paham dulu aku tidak membawa kabur dia. dia kabur sendiri, kami saja baru saling kenal "
Yoona : " benarkah, bagaimana ceritanya? "
Bum : " sudah nanti saja aku ceritakan sekarang cepat berikan pakaian ganti untuk dia "
Yoona : " baiklah, hei namaku Yoona dan kau? Tunggu sepertinya wajahmu tidak asing lagi. Aaaaaa kau...kau kan Kim So Eun artis sinetron itu! " teriak Yoona langsung memeluk Sso. Sementara Bum bingung.
Bum : "  apa dia artis? "
Sso : " uhuuk uhuuk, heh kau terlalu kencang memelukku aku tidak bisa bernapas "
Yoona : " aaah mianhae So Eun unnie, aku terlalu senang. Aku ini fansmu unnie waaah aku tidak menyangka bisa bertemu denganmu "
Sso : " oww benarkah gomawo "
Yoona : " ouw iyaa ayo ikut aku kau harus ganti baju dulu selagi pos ronda ini masih kosong, oppa kau keluar dulu "
Bum : " baiklah aku keluar "
Setelah ganti baju Sso pun ikut Bum dan Yoona ke rumah mereka. Setelah sampai di rumah Bum, bum pun mempersilahkan Sso masuk ke rumahnya. Saat masuk mereka disambut oleh ibunya bum.
Ibu : " bum, kalian sudah pulang. Ayo masuk, Siapa yeoja cantik ini?" melihat Sso di samping bum. " sepertinya aku pernah melihatnya tapi dimana yaa?" ibu bum terlihat mengingat-ngingat.
Bum : " dia...dia temanku bu. Boleh tidak untuk sementara waktu dia tinggal disini?"
Ibu : " apa, benar dia temanmu? Bukan pacarmu? " goda ibu.
Bum : " benar bu dia temanku "
Sso : " selamat malam bi, namaku Kim So Eun " memberi salam pada ibunya bum.
Ibu : " iya selamat malam juga. Apa? Siapa namamu? "
Sso : " namaku Kim So Eun bi. apa boleh aku tinggal disini bi, aku...aku diusir bi oleh ayahku sendiri, dia mengusirku karena aku tidak mau dijodohkan dengan namja pilihannya. Aku bingung harus tinggal dimana " Sso mulai berbohong. Dengan sedikit menangis Sso berhasil menyakinkan ibunya bum.
Bum : " ternyata dia pintar akting " batin bum.
Ibu : " apa, kasihan sekali kau, baiklah kau boleh tinggal dirumah ini. Oww iya aku baru ingat kau...apa kau artis sinetron itu? Yang main di sinetron Putri Terbuang? " (?) :D
Sso : " nah ibunya saja tau siapa aku tapi dia tidak mengenal aku, payah namja itu " batin Sso. " ne aku artis Sinetron itu bi."
Ibu : " uwaaaah mimpi apa aku semalam bisa bertemu dengan seorang artis. Ternyata kau lebih cantik dari yang kulihat di tv. Heh bum kenapa kau bohong mana mungkin kau kenal dan berteman dengan nona ini. Eh kau tau kami setiap malam menonton sinetronmu, kami ini fansmu. Kau tau neneknya bum juga sangat suka padamu. "
Sso : " waaah benarkah bi, waah khamsahamnida bi "
Ibu : " iyaa. Selamat datang dirumah kami, anggap saja rumah sendiri "
Sso : " iya terima kasih bi aku sudah diijinkan tinggal disini " 
Ibu : " Yaa sudah kelihatannya kau lelah sekarang lebih baik kau mandi dulu lalu istirahat. Yoona antar dia ke kamar tamu "
Yoona : " lebih baik dia ikut di kamarku saja bu. Ayo unnie ikut aku "
Sso pun ikut Yoona ke kamarnya. Saat ingin pergi ke kamar mereka bertemu dengan neneknya Bum.
Yoona : " nenek, lihat siapa yang ada disebelahku ini? Nenek kenal?"
Sso : " selamat malam nek aku Kim So Eun " mencium tangan nenek.
Nenek : " haaa kau, kau artis sinetron itu kan?"
Sso : " iya nek "
Nenek : " waaah tidak ku sangka aku sekarang berbicara dengan artis terkenal. kenapa kau bisa ada di rumah kami?
Yoona : " dia diusir ayahnya nek karena dia tidak mau dijodohkan "
Nenek : " apa?tega sekali ayahmu mengusirmu. Kau tenang saja kau tinggallah disini kami senang kalau kau ada disini " mengelus-ngelus kepala sso.
Sso : " terima kasih nek "
Nenek : " yaa sudah kau istirahat saja dulu nenek mau kebawah dulu yaa "
Sso : " iya nek "
Akhirnya mereka pun sampai di kamarnya Yoona, kamar Yoona terlihat sangat rapi dengan tembok berwarna kesukaannya biru dan beberapa barang di dalamnya banyak berwarna biru. Seperti boneka teddy bear yang lumayan besar.
Yoona : " silahkan masuk unnie, naaah ini kamarku unnie semoga unnie suka tinggal disini "
Sso : " waaah kamarmu rapi sekali kelihatannya nyaman gomawo Yoona "
************"""************
Setelah selesai mandi, Sso dan keluarga Bum makan malam bersama. Ibu, nenek dan yoona sangat perhatian pada Sso mereka menyendokkan sayur, memberikan lauk dan memberikan sso buah.
Ibu : " ini ambil banyak-banyak lauknya " menaruh lauk ke piring Sso.
Nenek : " ini makan sayurnya banyak-banyak biar kau sehat "
Yoona : " ambil ini unnie kau suka apel kan?"
Sso : " waaah gomawo semua aku sangat senang kalian sangat baik padaku "
Bum : " iiissshhh kenapa mereka perhatian sekali pada yeoja ini " batin bum " ibu aku juga mau "
Ibu : " kau ambil saja sendiri, ayo tambah nasinya Sso "
Bum : " waaah ini gila baru datang yeoja ini sudah merebut perhatian keluargaku...aku anak kandungnya saja tidak diperhatikan sampai seperti itu " batin bum.
Sso : " kau mau ini bum? Ini ambilsaja aku kebanyakan " menaruh lauk ke piring Bum.
Yoona : " waaah kau baik sekali unnie tidak salah kalau kau banyak fansnya "
Bum : " heh bisa tidak biasa saja padanya dia bukan putri raja "
Yoona : " oppa, tapi dia artis yang kami suka jadi wajar kalau kami begitu padanya. Dia juga kan tamu di rumah ini jadi kita harus bersikap baik padanya "
Ibu : " iyaaa apa yang dikatakan adikmu itu benar. Kau juga harus bersikap baik pada nona So Eun " Sso yang mendengarnya hanya tersenyum. Sementara bum terlihat manyun.
Bum : " baiklah-baiklah aku akan bersikap baik padanya "
Setelah makan malam Sso ingin membantu mencuci piring di dapur tapi tidak dibolehkan oleh ibunya Bum. Sso di suruh naik ke kamar atas dan istirahat.
Sso : " biar aku bantu bi "
Ibu : " aah tidak usah nona, kau pasti lelah lebih baik sekarang kau ke kamar dan tidur. Yoong cepat ajak nona Sso ke kamar biar dia istirahat  "
Yoona : " baik bu, ayo unnie kita ke kamar " menarik tangan sso.
Sso : " baiklah, bibi aku ke kamar yaa selamat malam bi "
Ibu : " iya selamat malam "
Saat Yoona sudah tertidur Sso masih belum tidur. Mungkin karena dia tidur di tempat yang baru. Ditambah Yoona tidurnya tidak bisa diam, tangannya tiba-tiba ke wajah Sso. Plakkk!
Sso : " aigooo ini yeoja tidurnya tidak bisa diam, aku jadi susah tidur " tapi lama-lama karena mengantuk akhirnya Sso pun tertidur.
************_"_*************
Hari sudah mulai pagi, perlahan sso membuka kedua matanya. Dia agak kaget melihat ada yoona di sampingnya. Dia baru sadar kalau dia sedang tidak berada di kamarnya sendiri. Sso pun bangkit dari tempat tidur lalu pergi ke balkon menghirup udara segar di pagi hari dan melihat suasana pagi yang segar di desa itu.
Sso : " waaah udara disini sangat segar tidak seperti di kota " saat melihat-lihat ke bawah Sso melihat Bum sedang bersiap-siap untuk lari pagi dia sedang melakukan senam pemanasan. " Annyeong Bum, kau sedang apa? Kau mau lari pagi yaa?"
Bum : " ternyata yeoja ini bisa bangun pagi juga " batin bum. " iya aku mau lari pagi di sekitar sini kenapa? "
Sso : " aku ikut yaa? Sebentar aku akan turun "
Bum : " baiklah cepat turun aku tunggu "
Sso : " iyaa tunggu sebentar yaa " Sso mencari jaket di lemari pakaian Yoona. " yoong aku pinjam jaketmu yaa "
Yoona : " ne unnie pakai saja, tapi kau mau kemana pagi-pagi begini? Tanya Yoona masih berada di tempat tidur sambil mengucek-ngucek matanya.
Sso : " aku ingin lari pagi dengan oppamu kau mau ikut?" pergi ke kamar mandi untuk cuci muka.
Yoona : " oww begitu, aaah tidak unnie aku tidak ikut kau saja diluar masih sangat dingin "
Sso : " kau ini, biar sehat kita harus olahraga yaa sudah kalau kau tidak mau ikut aku pergi dulu yaa "
Yoona : " iyaa unnie daaah " Yoona pun kembali menarik selimutnya.

^^^^^To Be Continue^^^^^
Sampai disini dulu aja yaa entar kepanjangan…naah gimana ff nya kalian suka ga? Tolong buat yg udah baca tinggalkan jejak kalian yaa komen dan like kalau kalian suka ^_^ kasih pendapat kalian sejujurnya ini bulan puasa lo :D pendapat kalian mempengaruhi panjang ga nya ff ini :D gomawo buat yg udah mau baca ff Bumsso author yg ke-5 ini…sampai jumpa dinext part annyeoooonggg…. ^_^ 









1 komentar:

  1. baru tahu ada WP nie.. critanya bgus aku suka..
    semangat ya buat FF yang lain jga

    BalasHapus